Hasil Final Euro 2016: Portugal vs Prancis 1-0, Eder Antar Selecao Juara

Diwarnai cederanya Cristiano Ronaldo, ketangkasan Rui Patricio dan kebekuan tanpa gol selama 90 menit, skor France vs Portugal menamatkan ambisi tuan rumah untuk mengulang sejarah Euro 1984. Sebaliknya, Selecao sukses meraih gelar Piala Eropa pertama dalam sejarah.
Hasil final Piala Eropa 2016 adalah kado terindah untuk Portugal, yang 12 tahun lalu di kandang sendiri gagal juara karena Yunani. Pasukan Fernando Santos membalikkan semua ramalan untuk memenangi laga puncak, dan mengakhiri tradisi bagus Prancis yang selalu juara ketika menjadi tuan rumah.

Bermain di Stade de France, baik Portugal maupun Prancis sama-sama menurunkan starting XI terbaik. Pepe pulih lebih cepat dan mengomando pertahanan Seleccao bersama Jose Fonte. Sementara di depan, duet Cristiano Ronaldo-Nani beradu tajam dengan Antoine Griezmann-Olivier Giroud. Sial bagi Portugal, Ronaldo cuma bertahan hingga menit 27.
Belum genap 10 menit, tepatnya menit sembilan, Griezmann nyaris saja mencetak gol ketujuh sepanjang turnamen. Menyambut umpan silang, ia menembak tepat ke gawang lawan. Namun Rui Patricio melakukan penyelamatan penting. Dalam keadaan terdesak, Portugal lantas melihat CR7 terkena terjangan Dimitri Payet. Sang kapten jatuh terduduk di menit 16, menitikkan air mata sadar cedera lututnya bukan hal sepele.

Ronaldo sempat memaksakan diri untuk masuk ke lapangan, tapi ia cuma bertahan sesaat. Menit 25, waktunya habis. Ricardo Quaresma masuk menggantikan sang mega bintang. Namun ajaibnya, pertandingan lantas kehilangan gigi. Ancaman datang dari Prancis tiga menit berselang, ketika Sissoko yang menerima umpan Payet membidik sudut dekat gawang lawan. Sekali lagi Rui Patricio membendung kesempatan ini.
15 menit awal babak kedua tidak terlalu menjanjikan untuk kedua tim. Perubahan pun dilakukan. Didier Deschamps memasukkan Kingsley Coman, sementara Fernando Santos mencoba kartu truf Joao Moutinho. Lagi-lagi peluang didapatkan oleh Griezmann di menit 66, menyambut umpan silang. Tapi kali ini tandukannya masih melayang tipis.

Peluang muncul lagi untuk Prancis di menit 74, ketika Olivier Giroud menembak. Sekaki lagi Rui Patricio menghadang dengan penyelamatan apik. Tapi Portugal tak mau berlama-lama ditekan. Umpan silang Nani dihalau oleh Hugo Lloris untuk menghindari bahaya. Menit 84, tembakan jarak jauh Sissiko dihalau Patricio yang terus-terusan menjaga skor bagi timnya.
Gignac nyaris menjadi pemecah kebuntunan timnya di menit 91. Menerima bola datar, ia mengecoh lawan dan mengirim tembakan yang melewati Rui Patricio. Namun bola hanya mengenai tiang gawang. Skor 0-0 berlanjut hingga perpanjangan waktu. Di sini Portugal menebar peluang emas.

Menit 104, Eder mengirim tandukan yang secara refleks diblok oleh Lloris. Ricardo Quaresma nyaris saja membuat Portugal unggul via tendangan bebas di menit 108. Namun tembakannya mengenai mistar. Tapi akhirnya, Seleccao mengoyak gawang Prancis juga. Gerakan kilat Selecao berujung pada bola yang diterima Eder. Sang penyerang, masih di luar kotak penalti, mengirim tembakan telak ke sudut gawang Prancis. 1-0.
Prancis kehabisan waktu untuk mengejar. Sejarah Les Bleus tidak berulang. Portugal yang berhak jadi kampiun di Saint Denis, mengubur mimpi sang tuan rumah dan menciptakan sejarah baru.
Gol: Eder 109
PORTUGAL (4-4-2): Patricio; Cedric, Pepe, Fonte, Guerreiro; Mario, William, Sanches (Eder 79), A. Silva (Joao Moutinho 68); Nani, Ronaldo (Quaresma 27)
PRANCIS (4-2-3-1): Lloris; Sagna, Koscielny, Umtiti, Evra; Pogba, Matuidi; Sissoko (Martial 110), Griezmann, Payet (Coman 60); Giroud (Gignac 78).

angelived.org www bola net Sumber: Sidomi

Post Terkait