Gol Pemain Malaysia Faiz Subri Jadi Kandidat Utama Puskas Award 2016!

Tiga gol inilah yang terpilih dalam tiga nominee terakhir untuk penghargaan Gol Terbaik Dunia tahun ini versi FIFA. Gol Subri ibarat melanggar hukum fisika dengan tendangan bebas yang berputar pada porosnya dua kali. Namun gol Marlone (Corinthians) dan Daniuska Rodriguez (Vnezuela U17) juga tidak kalah sensasional.
Mohd Faiz Subri adalah pemain Malaysia pertama yang bisa menembus tiga besar Puskas Award. Gol yang diciptakannya terjadi kala ia berseragam Penang. Mendapatkan tendangan bebas di sisi kiri pertahanan lawan, Subri melepas tembakan knuckle ball, sehingga bola berbelok dua kali sebelum menjebol gawang kiper Pahang Mohd Nasril Nourdin no chance.
Gol itu memang sangat berkelas. Tetapi tidak kalah apik adalah yang dilakukan oleh Marlone, gelandang Corinthians. Ketika timnya berhadapan dengan Cobresal, tim Kolombia di Copa Libertadores, Marlone menerima umpan silang dengan cara mengontrol bola dengan dada. Saat bola masih melambung di ketinggian, ia mengirim tembakan voli akrobatik yang berbuah gol emas.

Satu gol lagi dicetak oleh Daniuska Rodriguez saat timnya Venezuela tampil di Kejuaraan Sudamericano Wanita U17. Rodriguez menunjukkan skil individu dan ketangguhan mental yang luar biasa. Ia lolos dua kali saat duel satu lawan satu versus Sofia Montoya, lantas Manuela Venegas, sebelum mengirim tembakan ke sudut atas gawang. Golnya ini, bisa dikatakan agak mirip dengan aksi Lionel Messi dalam final Copa del Rey 2016 melawan Athletic Bilbao; tentu dalam versi yang lebih lambat.
Tiga gol terbaik ini akan diadu, berdasarkan polling yang dilakukan oleh fans di situs resmi FIFA. Untuk penentuan suara, akan dilakukan dua tahap. Yang pertama, sudah terjadu ketika masih ada 10 nominasi gol terbaik. Sementara tahap kedua dilakukan setelah pengumuman tiga finalis. Nantinya polling dari kedua tahap ini akan digabungkan untuk mencari pemenang; yang bakal disampaikan pada 9 Januari 2017 mendatang.

angelived.org agen judi bola Sumber: Sidomi

Post Terkait