Lion Air Gagal Mendarat di Kupang

Rimanews – Pesawat Lion Air tujuan Surabaya-Kupang pada Sabtu sekitar pukul 22.50 Wita gagal mendarat di Bandara El Tari Kupang akibat hujan lebat dan awan gelap yang mengganggu pandangan pilot. Untuk menghindari awan tebal kumulonimbus yang berada pada rute penerbangannya, pilot yang saat itu mengendalikan pesawat tersebut, langsung mengalihkan penerbangan ke bandara yang lebih aman,” kata Gabriel Lusi Keraf, petugas di Badara El Tari Kupang yang dihubungi, Sabtu malam (10/1). Baca Juga Jembatan Purbaleunyi Km 100 bergeser, lalin dialihkan Terjadi 1.139 kebakaran di Jakarta selama 2016 Siap dipenjara, Pria ini tiru Ahok kutip Al Maidah 51 Ia mengatakan, sesaat sebelum pesawat itu hendak mendarat telah diberi aba-aba dari Air Traffic Control (ATC) bahwa landasan aman untuk didarati, namun mungkin saja jarak pandangan pilot sulit menembus awan gelap, sehingga pilot langsung mengalihkan pendaratan pesawat. “Memang hingga pesawat Lion Air akan mendarat sedang terjadi hujan lebat dengan intensitas sedang atau mencapai 150 mm dan terjadinya awan kumulonimbus terbentuk karena adanya penguapan air laut yang hangat dengan cepat,” katanya. Awan ini katanya memang tebal, bisa mencapai ribuan kilometer sehingga pilot harus menghindari kondisi seperti itu untuk menghindari kecelakaan. “Jika dipaksakan untuk mendarat kemungkinan pesawat mengalami turbulensi hebat sehingga pilot memutuskan menghindar dari awan kumulonimbus yang menjulang tinggi saat itu,” pungkasnya. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Lion Air , Gagal Mendarat , Surabaya-Kupang , Awan Kumulonimbus , Peristiwa , Nasional

Sumber: RimaNews

Post Terkait